CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 18 November 2013

model

model ikan
model gendum

1 CINTA DI 2 PULAU

Pagi itu yang masih buta;
Perlahan aku buka pintu yang dibaliknya tak tahu ada apa.
Suara merdu bernyanyian dalam kamar yang kosong
Aku sapa siapa yang ada
Aku jabat tangan pada siapa yang aku bisa
Aku pandang wajah eloknya pada siapa yang aku lihat

Pagi yang buta memberikan suasana baru
Mata yang berkunang melihat cerah paras indahmu yang sempat hilang
Jika aku bersimpuh, maka rasa yang dulu akan kau rasa
Jika aku berkata, maka cinta ini akan kau tolak

Cukup aku hampirimu dengan uluran tangan pagiku
Kau peluk tanganku
Kau cium tanganku meski bukan bibirmu yang aku rasakan
Oohhh ,,,..
Kau yang didepanku itu;
Aku gila padamu sementara kau menganggapku baik-baik saja
Aku melihatmu sementara kau tak pernah memikirkan apa yang aku pandang
Aku tersesat dalam perjalanan yang setia

Darah kotor
Jiwa lemah
Mata nanar
Hati gelisah
Musnah sudah jika yang aku rasakan adalah hadirmu
Hadirmu disetiap pagi yang buta menjadi baca
Lalu, kau pergi dengan tanpa membawa senyumku
Kau meninggalkan tempat kelahiranku tanpa secarik harapan kau akan kembali

Yang dulu yang sekarang yang besok
Aku ingin bersamamu ditelan masa karna cinta kita
Kasih yang melekat terpisahkan alam terhampar
Dan janji kita; akan menemukan kebersamaan

Aku tunggu dirumahmu.

tongkat

tongkat

RUMAH YANG TERBUKA

Jarum penglihatanku memasuki seluruh pori-pori
Dalam tubuhmu. Keindahan yang kugali sering menjelma api
Yang menyalakan sumbu urat-urat darahku
Aku memintal lagu sepanjang lorong rahasiamu
Untuk kunyanyikan diam-diam. Tanganku meraba ayat-ayat
Tapi setiap kunaiki tangga ke langit terjauh
Aku selalu ditenggelamkan sinar bulan

Mengupas kemolekanmu dengan pisau pikiran
Adalah sia-sia. Keindahan hanya bisa kurasakan getarnya
Seperti cinta yang membakarku tiba-tiba
Aku menggali cahaya dari kuburan-kuburan kenanganmu
Untuk kunyalakan dalam jiwa. Dengan kaki te***jang
Kumasuki rumah batinmu yang terbuka
Di lantai pualam aku bergulingan sepanjang malam

SUKSESI

Jangan ngomong kalau tadi kau pilih partai
lain demi menghindari calon wakil rakyat atau
pemimpin yang tak berpihak pada rakyat jangan takut
dimusuhi diancam apalagi dipukuli karena kau telah
menerima kaos sabun mandi beras gula dan kopi
jangan cemas sebab memilih adalah hak kamu untuk
menentukan yang terbaik dari yang terburuk

Yakinlah roda becak roda angkot dan roda glodok
mulungmu lebih berharga dari kursi yang mereka
perebutkan hari ini yakinlah kursi reot di rumahmu
atau kursi kering di kantormu lebih berharga dari
kursi yang mereka perebutkan hari ini jadi jangan
lagi kompromi dengan mereka yang pura-pura bijaksana
kalau akhirnya akan mencabik-cabik dan membunuh
aspirasi kita

Sekarang buka mata buka telinga membaca yang bijak
pilih yang berakhlaqul qarimah dan ingat kalau
kau memilih warna jangan lupa keberanian kalau
kau memilih angka jangan lupa kepribadian sebab
antara warna dan angka tersembunyi watak negarawan
dan bajingan juga pahamilah bahwa kehancuran
republik ini karena kemarin kita telah salah
memilih mereka yang diyakini mampu memimpin
diam-diam telah bersekutu dengan penghianat dan jin

Antara koruptor maling penipu dan pembunuh kerjasama
dengan para penegak hukum antara perampok pemerkosa
dan pecundang kongkalingkong dengan wakil-wakil rakyat
akhirnya kita jadi keledai tersaruk-saruk di bawah
kekuasaan yang tergadai sekali lagi pahamilah
bahwa kekayaan kesederhanaan kemiskinan dan
ketertindasan sementara menjadi nasib kita
sedangkan partai jabatan dan kekuasaan adalah milik
mereka jadi kita harus mengerti siapa jembatan yang
merakyat dan siapa jembatan yang melaknat dan kita
juga harus mampu membaca mana simbol rakyat dan
mana simbol laknat sebab perjalanan indonesia lalu
adalah guru penguasa yang tidak punya malu